KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Marjinal).
Nama
: Silva Bianca
Nim : 1701368743
saya,
silva bianca dan teman-teman saya adalah seorang mahasiswi semester 4 jurusan international
marketing, Universitas Bina Nusantara. Dalam rangka kegiatan Community Service
yang diselenggaran oleh TFI dan mata kuliah wajib Character Building:
Interpersonal Development mendapatkan tugas wajib yaitu melakukan kegiatan -
kegiatan sosial. Hal ini diperuntukan untuk memenuhi Final
Project dalam mata kuliah tersebut. Kami mendapat topik Pemberdayaan dan
Pendelegasian. Dan, akhirnya kami memilih komunitas anak jalanan yang bernama
KOPAJA.

KOPAJA
(Komunitas
Peduli Anak Marjinal) adalah
komunitas yang bergerak dalam memanusiakan anak jalanan melalui pendidikan dan
program-program pemberdayaan. KOPAJA merupakan komunitas
yang menampung para anak jalanan di daerah Jakarta Timur. KOPAJA ini bertempat di Jalan Pemuda, Rawamangun
(Tanah Kosong Samping UNJ) Jakarta Timur. Kami
memilih komunitas ini karena komunitas ini bersifat kekeluargaan. Maka dari itu
kami memutuskan untuk memilih dan melakukan kegiatan sosial di komunitas ini.
Setelah kami mempertimbangkan
komunitas ini menjadi tempat kami melakukan kegiatan sosial atas dasar
informasi yang telah kami dapat tentang komunitas ini.
Setelah itu
kami mencoba untuk menghubungi komunitas ini melalui narahubungnya. Akhirnya
narahubung yang kami hubungi yaitu bernama Kak Lisfatul mengatakan bahwa untuk
mengikuti dan bergabung untuk melakukan kegiatan sosial bersama dengan
komunitas adalah dengan mengajukan proposal terlebih dahulu ke kantor
sekretariat KOPAJA yang terletak di Palmerah.
Akhirnya, pada hari Sabtu
tanggal 16 Mei 2015, kami langsung mendatangi kantor sekretariat KOPAJA yang
terletak di Palmerah dan bertemu dengan penanggung jawab di tempat tersebut.
Kami di sana bertemu dengan Kak Bustaniyah atau biasa di kenal dengan Kak Ami.
Kami langsung mengutarakan maksud dan tujuan kami datang ke kantor sekretariat
KOPAJA. Setelah itu kami langsung memberikan proposal kami kepada Kak Ami.
Setelah mendapatkan ijin dari
Kak Ami, Kami menanyakan kapan kami dapat melakukan pengajaran dan
kegiatan-kegiatan lain yang telah kita rencanakan. Kak Ami langsung menyusun
dan mengatur jadwal dengan kita.
Tidak lama menunggu, Kak Ami
memberikan kami jadwal kegiatan yang telah di atur untuk kami. Kami pun
berterima kasih dengan Kak Ami serta seluruh anggota komunitas yang ada di
sana. Kemudian kami kembali ke rumah masing-masing dan menunggu waktu kegiatan
selanjutnya yang telah di tentukan dan di berikan kepada kami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar